2:20 am - Minggu November 19, 2017

Bursa Capres Mulai Memanas

147 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta—Setahun menjelang Pemilihan Presiden yang akan digelar Juli 2014 nanti, nama-nama calon presiden mulai marak dibicarakan. Sejumlah survei pun mencuat, menyebut sejumlah nama berelektabilitas tinggi.

Beberapa partai juga telah mengumumkan calon presiden secara resmi. Antara lain, Partai Golkar yang mengusung Aburizal Bakrie dan Partai Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto.  Yang terbaru adalah Partai Hanura yang mengumumkan calon presiden dan calon wakil presidennya sekaligus.

Senin 1 Juli 2013, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengumumkan mengusung Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Husin, mengungkapkan alasan partainya mengusung pasangan itu karena aspirasi anggota. Menurutnya, sejumlah daerah menilai duet itu paling ideal diusung oleh Hanura.

Single content advertisement top

“Ada arus keras permintaan dari daerah yang menginginkan agar Pak Wiranto diduetkan dengan Pak HT menjadi pasangan capres-cawapres,” kata Saleh.

Menurutnya, aspirasi kader itu bertemu dengan pandangan serupa dari jajaran pengurus sehingga bisa langsung diputuskan. “Kami memang melihat pasangan ini cukup ideal, serasi, dan saling menunjang serta melengkapi jika ditinjau dari berbagai sudut pandang manapun,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan penentuan duet itu diambil di tengah-tengah pelaksanaan pembekalan caleg. Dalam acara itu hadir juga semua ketua DPD dan pengurus BPH DPP.

“Jadi dapat diambil keputusan untuk itu, dan kami akan mendesak agar permintaan ini dikukuhkan menjadi pasangan capres – cawapres agar para kader di daerah dapat bekerja lebih all out guna mencapai target yang diinginkan.”

Hasil Survei

Bagaimana dengan hasil survei sejauh ini? Pada Kamis lalu, Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melansir hasil survei terbaru mengenai elektabilitas calon presiden.

Dari survei yang dilakukan antara 10 sampai 31 Mei 2013 itu, LIPI menemukan elektabilitas Prabowo Subianto hanya bisa disaingi Joko Widodo.

“Prabowo Subianto dan Joko Widodo secara konsisten berada di peringkat atas daftar tokoh yang paling banyak dipilih oleh responden survei ini, baik dalam ‘daftar terbuka’ maupun dalam ‘short list’ tokoh-tokoh potensial yang akan maju dalam Pilpres 2014,” begitu kesimpulan survei yang dilansir pada Kamis, 27 Juni 2013 itu.

Dalam rilis sekaligus diskusi yang menghadirkan Kepala P2P LIPI Prof. Dr. Syamsuddin Haris, M.Si itu, LIPI menyatakan Prabowo selalu unggul berhadapan dengan tokoh lain, kecuali jika Joko Widodo ‘hadir’.

“Joko Widodo selalu berada di peringkat pertama, dengan marjin yang cukup signifikan, tidak terkecuali pada saat nama Megawati Soekarnoputri juga masuk ke dalam daftar calon.” (VIVAnews)

Editor:@redaksi

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

PGRI: 800 Ribu Guru Mandek di Golongan IV/a

RUU Ormas, Sikap DPR Menutupi Kehilangan Muka

Related posts
Your comment?
Leave a Reply