3:11 pm - Jumat November 25, 3842

BNN Bengkulu: 300 Anak Alami Kerusakan Otak Isap Lem

179 Viewed Redaksi 0 respond

Bengkulu–Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu menyebutkan, tidak kurang 300 anak usia di bawah 17 tahun di daerah itu mengalami kerusakan syaraf otak akibat mengisap lem untuk mabuk. Mereka kebanyakan mengisap lem yang berbau menyengat seperti Aibon dan Glukol yang biasa digunakan untuk mengelem kayu atau karet.

“300 anak tersebut sudah ketagihan mengisap lem sehingga berpengaruh pada kerusakan syaraf otak mereka, dan ini sangat menganggu perkembangan kecerdasan dan kesehatan,” kata Ketua BNN Provinsi Bengkulu, Kombes Djoko Marjatno, Jumat (3/1/2014).

BNN dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menertibkan penjualan lem yang sering digunakan para remaja tersebut untuk mabuk.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Tatang Somantri dalam keterangannya menyebutkan, pihaknya juga akan menertibkan penjual lem.

Single content advertisement top

Ani Surani, salah seorang pedagang warga Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, membenarkan tingginya pembeli lem dengan bau menyengat tersebut oleh anak-anak.

“Saya awalnya tidak tahu, namun lama-lama saya baru tahu jika lem yang saya jual mereka gunakan untuk dihirup agar mabuk. Makanya sekarang saya tidak jualkan lem itu untuk anak-anak,” jelas Ani. (kompas)

Editor: Safta

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

2014, Pemprov Kaltim Sediakan Beasiswa Untuk 50.000 Pelajar

Masyarakat Gayo & Alas Gelar Silaturrahmi Akbar

Related posts
Your comment?
Leave a Reply