4:21 pm - Sabtu November 25, 2017

Bendera Bulan Bintang Berkibar Pada Peringatan 10 Tahun MoU Helsinki

363 Viewed Redaksi 0 respond
HUT 10 tahun MoU Helsinki, Warga Sandingkan Bendera Bulan Bintang dengan Merah Putih (foto: serambinews)

Banda Aceh–Peringatan 10 tahun perjanjian damai antara Pemerintah RI dengan GAM atau yang lebih dikenal dengan MoU Helsinki di Aceh, Sabtu 15 Agustus 2015 kemarin diwarnai pengibaran Bendera Bintang Bulan.

Di halaman DPR Aceh di Banda Aceh, polisi menggagalkan pengibaran bendera tersebut dengan tembakan peringatan. Sedangkan di DPRK Lhokseumawe, sukses berkibar bergandengan dengan Merah Putih.

Single content advertisement top

Dilansir serambinews, Mnggu (16/8), Upaya mengibarkan Bintang Bulan di halaman Gedung DPRA dilakukan oleh puluhan mahasiswa UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Sabtu (15/8) sore. Namun, personel Pengamanan Objek Vital (Obvit) Polresta Banda Aceh yang ditugaskan di lingkungan DPRA menggagalkan upaya tersebut dengan satu tembakan peringatan dari senjata laras panjang jenis SS1.

Rombongan mahasiswa yang telah berhasil menaiki tiang kedua di samping tiang utama untuk Bendera Merah Putih sudah mengikatkan Bendera Bintang Bulan ke tali, siap-siap untuk digerek. Polisi yang melihat gelagat tersebut langsung bernegosiasi dengan mahasiswa agar menghentikan rencananya.

Namun upaya negosiasi gagal dan mahasiswa bersikukuh menaikkan Bintang Bulan sehingga polisi melepaskan satu tembakan peringatan ke udara. Letusan senjata menyurutkan rencana mahasiswa dan secepatnya melepaskan kembali bendera yang sudah sempat terikat di tali.

Mengantisipasi niat mahasiswa untuk menaikkan kembali Bintang Bulan, Satpam DPRA menarik tali simpul gerek hingga mencapai setengah tiang sehingga sulit untuk dijangkau oleh mahasiswa.

Sebelum ke DPRA, rombongan mahasiswa awalnya berkumpul dan berorasi di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh sekitar pukul 14.55 WIB. Selanjutnya mereka long march ke DPRA yang berjarak hanya sekitar 500 meter.

Dilaporkan, di Aceh Utara dan Lhokseumawe pengibaran Benderan Bulan Bintang juga berkibar di Halaman Islamic Center, yang diprakarsai oleh beberapa anggota DPRK Fraksi PA.

Anggota DPRK Aceh Utara, Tgk Junaidi selaku juru bicara anggota DPRK Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe menyatakan, Bendera Bintang Bulan hanya dikibarkan selama proses doa bersama memperingati 10 tahun MoU Helsinki di dalam Masjid Islamic Center.

Setelah doa bersama, Bintang Bulan diturunkan lagi melalui upacara, sedangkan Merah Putih tetap berkibar.

“Pengibaran Bendera Bintang Bulan selain untuk mewarnai memperingati 10 tahun MoU Helsinki juga sebagai wujud permintaan kami agar Pemerintah Pusat bisa segera mensahkan Bendera Bintang Bulan sebagai bendera Aceh,” pungkas Tgk Junaidi.

Bendera Bintang Bulan berkibar selama beberapa jam di halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe. Sekitar pukul 11.15 WIB, seusai doa bersama di dalam masjid, bendera itu kembali diturunkan dengan upacara.

Rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran bendera, doa bersama, penglepasan balon yang juga disertai Bintang Bulan, hingga upacara penurunan Bendera Bintang Bulan berlangsung tertib. Ribuan masyarakat di Lhokseumawe ikut memperingati perayaan 10 tahun perjanjian Helsinki. (serambinews/pr)

Editor: Muhajir AF

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penaruh Bom di Ujong Pacu

Polisi Baku Tembak dengan Kelompok Din Minimi

Related posts
Your comment?
Leave a Reply