Daerah

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Simpang Lima Takengon


Takengon–Berkibarnya bendera bulan bintang di atas pohon cemar simpang lima Takengon membuat masyarakat kota dingin dataran tinggi gayo ‘geger’, Sabtu (27/7).

Pengibaran bendera Aceh tersebut hanya berjarak sekitar 50 meter dari markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0106, Takengon, Aceh Tengah.

Ketua Laskar Merah Putih wilayah Aceh Tengah, John, menilai pengibaran bendera bulan bintang tersebut sebagai upaya provokator, dan oleh Peta, Laskar Merah Putih, dan Porkap sudah diturunkan sekira pukul 12.00 WIB tadi siang.

Setelah diturunkan, bendera bulan bintang kemudian dibakar dihadapan ratusan warga yang hendak melihat pembakaran bendera Aceh itu. Selanjutnya, ketiga organisasi masyarakat Aceh Tengah tersebut yang kontra dengan lambang dan bendera Aceh ini berkeliling kota Takengon dan mencabut bendera yang mirip bendera bulan bintang,

Berkibarnya bendera berlambang bulan bintang di dataran tinggi Gayo masih diangga ‘tabu’ oleh kelompok yang kontra dengan bendera Aceh yang telah disahkan DPRA melalui Qanun No 3 Tahun 2013 tentang bendera dan lambang Aceh, dan saat ini persoalan bendera Aceh masih alot didisikusikan oleh pemerintah pusat dan pemprov Aceh.

Maka dari itu, peristiwa ini termasuk unik bagi masyarakat Aceh Tengah, sementara hampir semua daerah kabupaten/kota lain dalam wilayah Provinsi Aceh dimana-mana terlihat berkibar bendera bulan bintang,  dan masyarakatnya ‘cuek’ saja. (Fauzi)

Editor: Khairu


Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *