5:09 pm - Selasa November 21, 2017

Petugas Bea Cukai Sita Beras Ketan Selundupan

156 Viewed Redaksi 0 respond

Banda Aceh—Petugas Bea dan Cukai Banda Aceh menyita beras ketan yang diselundupkan sejumlah masyarakat dari kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas Sabang.

Informasi yang dihimpun Waspada Online, jumlah beras ketan yang diselundupkan dari Sabang adalah sejumlah 1.115 karung isi 25 kg perkarung, atau setara 27,8 ton.

Proses penyitaan oleh petugas berlangsung ricuh dan mendapatkan perlawanan sengit dari para pemilik beras ketan tersebut. Akibat sengitnya perlawanan, petugas akhirnya mundur, dan hanya berhasil membawa 319 karung yang dinaikkan kedalam truk untuk kemudian dibawa ke kantor bea dan cukai.

Perlawanan sengit para pemilik beras ketan, yang rata-rata adalah ibu-ibu membuat petugas tidak kuasa melakukan penyitaan keseluruhan. Dan bahkan seorang ibu berkata pada petugas lebih baik beras ketan milik mereka dibuang kelaut daripada disita petugas.

Single content advertisement top

“Jika kalian membawa beras ini, maka akan ada yang berdarah,” katanya kepada petugas seraya merobek karung beras ketan tersebut dan menghamburkannya kepada petugas yang hendak melakukan penyitaan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Waspada Online, insiden kericuhan ini bermula karena para pemilik beras ketan yang didatangkan dari Sabang tersebut merasa dikhianati petugas.

Dari penuturan seorang Ibu, pada awalnya beras ketan yang didatangkan dari Sabang, sesuai dengan perjanjian pihak petugas Bea cukai akan dikembalikan ke Sabang, dan para pemilik telah bersedia dan menyepakati perjanjian tersebut. Namun dikarenakan cuaca buruk, KMP BRR tidak bersedia mengangkut kembali beras tersebut ke Sabang.

“Tapi belakangan kenapa tiba-tiba petugas Bea cukai ingkar janji, dan hendak menyita barang kami, tentu kami tidak terima dengan perlakuan ini,” katanya, hari ini.

Karena mendapatkan perlawanan sengit, akhirnya petugas mundur dan tidak jadi menyita sebagian beras ketan tersebut. Petugas hanya pulang dengan membawa tidak lebih dari setengah beras ketan yang diselundupkan dari Sabang.

Kepala Bea cukai Banda Aceh, Beni Novri menyatakan, dari informasi yang didapatkan pihaknya, terdapat 1.115 karung beras ketan yang disimpan di salah satu gudang sementara di Pelabuhan Ulee Lheue. “Seluruh barang yang disita akan kami bawa ke kantor, dan barang ini akan menjadi milik negara,” katanya.

Ia mengatakan, sebenarnya pihaknya telah berkali-kali mengingatkan para ibu dan pelaku penyelundupan ini untuk tidak membawa barang dari Sabang yang tidak dibenarkan dalam ketentuan.

Dalam penanganan barang selundupan dari Sabang, pihaknya tidak membedakan, dan semua perlakuan sama. “Namun karena hari ini ada perlawanan kami akan mengkordinasikan hal ini ke pihak-pihak terkait,” ujarnya. (Waspada Online)

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Ongkos Transportasi di Aceh Akan Naik 35%

Pedagang Makanan ‘Dadakan’ Perlu Ditertibkan Saat Khutbah Jum’at

Related posts
Your comment?
Leave a Reply