12:35 pm - Senin November 20, 2017

Asing Dominasi Migas, Indonesia Hanya Kebagian 17 Persen

148 Viewed Redaksi 0 respond

Jakarta–Indonesia adalah salah satu negara lumbung energi. Namun, dari sisi kemandirian nasional khususnya bidang energi, belum terwujud. Indonesia kini sangat bergantung pasokan energi dari negara lain. Contohnya, impor minyak terus dilakukan setiap tahun. Bahkan dengan jumlah yang terus bertambah.

“Masyarakat belum bisa menikmati kemakmuran dari kekayaan sumber daya alam yang kita miliki,” ujar anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Jakarta, Rabu (31/7).

Penyebab utama belum terwujudnya kemandirian energi nasional lantaran dominasi perusahaan asing yang terlalu besar di sektor migas. Data yang dimiliki BPK, asing menguasai 70 persen pertambangan migas, 75 persen tambang batu bara, bauksit, nikel, dan timah. Asing juga menguasai 85 persen tambang tembaga dan emas serta 50 persen perkebunan sawit.

Single content advertisement top

“Ironisnya, Pertamina, BUMN Migas kita hanya menguasai 17 persen produksi dan cadangan migas nasional. Sementara itu, tiga belas persen sisanya adalah share perusahaan-perusahaan swasta nasional,” jelasnya.

Selain dominasi perusahaan asing yang menggurita, faktor lain menurut Ali adalah ketergantungan Indonesia yang masih begitu tinggi terhadap energi fosil yang tak terbarukan di tengah potensi sumber-sumber energi lain yang melimpah.

“Demi kepentingan masyarakat paradigma tersebut harus mulai di ubah,” katanya.

Agar masalah ini tidak berlarut-larut, Ali mengusulkan revisi UU Migas dan UU Minerba yang memungkinkan seluruh sumber daya energi dan pertambangan diusahakan dan dikuasai oleh negara sebagaimana amanah Pasal 33 UUD 1945.

“Hanya dengan cara itulah kesejahteraan rakyat Indonesia dapat segera tercapai,” pungkasnya. (merdeka.com)

Editor: Muhajir

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Pemerintah Akan Bangun Pasar Murah Material di Tanah Gayo

Ups..Laju Inflasi Juli 2013 Sebesar 3,29 Persen

Related posts
Your comment?
Leave a Reply