7:56 am - Jumat September 22, 2017

AMSA: Kasus Pembakaran Tgk. Yusri, Siap Dibawa ke DPR

343 Viewed Redaksi 0 respond
AMSA melakukan pertemuan dengan FORBES Jakarta (foto; AMSA/muntasir)

Aliansi Masyarakat Sipil Aceh (AMSA) melakukan pertemuan dengan FORBES Jakarta menindaklanjuti kasus pembakaran Tgk. Yusri di Monas oleh oknum Denpom TNI-AD Jayakata (foto: AMSA/muntasir pasai)

Jakarta–Aliansi Masyarakat Sipil Aceh (AMSA) melakukan pertemuan dengan FORBES masyarakat Aceh di Jakarta, Kamis (17/7) sore, sekaligus berbuka puasa bersama.

Pertemuan yang difasilitasi Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP.TIM), dilakukan sebagai tindak lanjut atas kasus pembakaran Tgk Yusri asal Aceh, juru parkir di Monas, yang kemudian menyebabkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh oknum Denpom Jaya TNI-AD Jakarta, Pratu Hery Ardiansyah beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut,  disepakati bahwa kasus Tgk. Yusri yang dibakar Pratu Heri Ardiansyah, siap dibawa ke Komisi I DPR RI yang membawahi Pertahanan dan Mitra Kerja Panglima TNI.

Hadir dalam acara itu, antara lain; Sekretaris FORBES Aceh Muslim. SH.,MH, Anggota Forbes Rifky Harsya, MBA, MT, Mayjen (Purn) Iskandar Ali, dan sejumlah tokoh Aceh lainnya di Mess Pemerintah Aceh (Amazing Hotel Kotaradja-red).

Single content advertisement top

“Kita berharap agar kasus tersebut diusut tuntas dan tidak hanya terhenti pada pemecatan Pratu Hery Ardiansyah dan hukum pidana berupa penjara sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 355 ayat 2 tentang Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara, akan tetapi biaya pengobatan yang sampai saai ini masih menunggak  di RSUD Tarakan Tanah Abang Jakarta Pusat Sebanyak Rp. 28 Juta lebih harus dilunasi oleh Denpom TNI – AD”, ujar Jubir AMSA, Muntasir Pasai

Dia menambahkan, Jadi tidak benar TNI sudah menanggung biaya pengobatan Tgk. Yusri di RSUD Tarakan tanah Abang Jakart Pusat, karena KTP jaminan salah satu teman Tgk. Yusri sampai saat ini masih ditahan di RSUD Tarakan.

“Kita berharap biaya pengobatan tersebut segara dilunasi sebagaimana yang telah disampaikan oleh Kapuspen TNI-AD beberap minggu lalu saat konferensi pers dengan wartawan, bahwa segala kebutuhan biaya pengobatan Tgk. Yusri akan ditanggung oleh TNI. Sedangkan biaya pengobatan tempat Tgk. Yusri dirujuk di RSCM sudah ditanggung oleh BPJS”, tegas Muntasir

Selain itu, kita berharap Denpom TNI – AD juga menanggung biaya pendidikan bagi anak-anak korban yang masih balita karena Tgk. Yusri merupakan tulang punggung keluarga.

“Biaya pendidikan dan kebutuhan keluarga korban mesti harus ditanggung apalagi Tgk. Yusri dari keluarga miskin, kan tidak mungkin istri Tgk. Yusri harus menanggung beban berat, selain sudah kehilangan suami juga harus menanggung dan biaya pendidikan anak-anaknya kemudian hari, ya minimal TNI harus menanggung biaya sekolah anak-anak Tgk. Yusri sampai selesai SMA”, papar Tgk Mun, panggilan akrabnya.

Dalam pertemuan tersebut pihak AMSA  juga berharap FORBES agar bisa menginisiasi dan memfasilitasi pertemuan dengan Komisi I DPR RI dan segera memanggil Panglima TNI untuk bertemu dengan keluarga korban yang didampingi oleh Forum Advokasi Masyarakat Sipil Aceh dan KontraS Jakarta, agar persoalan yang menimpa almarhum cepat tuntas. (rilis/amsa)

Editor: Khairu S

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Ini Dia Bukti Penggelapan Dana Askes Bireuen

MK: KPU Lakukan Pelanggaran Karena Buka Kotak Suara

Related posts
Your comment?
Leave a Reply