3:11 pm - Selasa November 25, 3428

Aceh Harus Mampu Kelola Pelabuhan Sendiri

234 Viewed Redaksi 0 respond

Banda Aceh–General Manager Port Malayahati I Wayan Wirawan mengatakan, Aceh harus mampu mengelola pelabuhannya sendiri, hal ini dimaksudkan guna menekan cost atau tingginya harga barang di Aceh.

“Selama ini harga barang di Aceh relatif lebih mahal dibandingkan dengan daerah lain, hal ini disebabkan tingginya jasa angkutan transportasi ke Aceh,” katanya, seperti diberitakan Waspada Online, Kamis (30/05).

Ia menjelaskan, biaya angkutan darat atau land transport di Aceh lebih mahal dibandingkan dengan daerah lain. Jika di Aceh ongkos transport mencapai 30 persen, sementara di daerah lain hanya 20 persen. “Akibatnya adalah harga barang di Aceh lebih mahal, sebagai akibat tingginya biaya transportasi barang,” ujarnya.

Single content advertisement top

Untuk itu, tambah Wayan, dengan mengaktifkan pelabuhann Malayahati dan memanfaatkan pelabuhan sebagai sarana jasa angkutan lain, maka biaya transportasi akan jauh lebih murah. “Dengan transportasi laut, biaya transportasi barang akan lebih murah, sehingga harga jual barang jika bisa di tekan,” tukasnya.

Menurutnya, untuk mendorong meningkatnya penggunaan jasa angkutan laut sebagai sarana angkutan barang, maka pemerintah Aceh harus dapat melakukan langkah-langkh, yakni promosi keberadaan Pelabuhan Malahayati.

“Promosi dan sosialisasi tentang keberadaan pelabuhan Malahayati yang telah melayani sistem angkutan peti kemas harus dilakukan, agar semua pengusaha Aceh paham dan mengetahui bahwa sistem transportasi laut di Aceh sudah dapat digunakan,” tuturnya.

Selanjutnya, tambah Wayan, Pemerintah Aceh harus melahirkan satu regulasi tentang pengaturan dan sistem transportasi barang, yakni ketentuan yang mengatur tentang batas kewajaran pengiriman barang melalui land transport atau transportasi darat.

“Dengan ketentuan ini tentunya pengusaha akan lebih menggunakan sistem jasa angkutan via laut,” tukasnya.

Dan yang terakhir, tukas Wayan adalah persoalan garansi dan jaminan berusaha di Aceh. “Jaminan berusaha tidak hanya faktor keamanan saja, namun lebih dari itu adalan kepastian hukum berusaha dan mengembangkan usaha,” tandasnya.

Jika hal-hal seperti ini dilakukan, pungkas Wayan, maka pelabuhan Malahayati akan menjelma menjadi pelabuhan besar di Aceh yang secara langsung akan mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh itu sendiri. “Penting untuk mengaktifkan sistem pelabuhan laut sebagai gerbang ekspor dan impor di Aceh,” pungkasnya. (WOL)

Editor: Redaksi/SNA

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Filed in

Realisasi APBA 2013 di Bawah Target

Kenaikan BBM Akan Sia-sia, Jika Tidak Ada Dana Infrastrukur

Related posts
Your comment?
Leave a Reply