7:32 am - Selasa November 21, 2017

A2C Sorot Isu Larangan Menari Pemkab Aceh Utara

306 Viewed Redaksi 0 respond

LhokseumaweAtjeh Analysts Club (A2C) Lhokseumawe sorot isu himbauan pemkab Aceh Utara soal larangan menari bagi kaum hawa di depan umum, Minggu (2/06).

Kamaruddin Hasan, mengatakan apabila pemerintah Aceh Utara mengeluarkan himbauan seyogyanya mempertimbangkan berbagai aspek agar kebijakan menjadi bermakna.

“Sebaiknya pemerintah Aceh Utara dapat melihat berbagai sisi ketika pernyataan dimentalkan. Sewajarnya disosialisasikan dulu pada birokrasi agar tidak terkesan sekedar pencitraan. Mungkin dengan adanya himbauan ini akan terjadi perubahan tingkah laku yang ada dalam birokrat pemerintahan, ungkap penanggung jawab A2C ini.

Diskusi mingguan A2C yang berlangsung sekira pukul 15.00 Wib sore itu dihadiri oleh sejumlah elemen anak bangsa dari berbagai lapisan masyarakat bertajuk” Himbauan Larangan Menari Pemkab Acut bagi Kaum Hawa dari perspektif Budaya”

Single content advertisement top

Menurut aktivis mahasiswa, sebuah himbauan berarti sebuah kebijakan publik. Jadi pemkab Acut harus terfokus. “Mengenai larangan menari bagi kaum hawa saya sendiri kurang setuju dikarenakan banyak hal lain yang mesti diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Aceh Utara”, pungkas Rizky Ridha, aktivis mahasiswa Unimal.

Himbauan larangan menari pemkab Acut itu pada hakikatnya banyak yang harus dibenahi, jika benar-benar di-qanunkan, bukan sekedar melemparkan isu direalitas yang boleh jadi bikin masyarakat bingung dan galau.(Andre)

Don't miss the stories followPikirReview.Com and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.

BPKP Pangkas 149 Jabatan Struktural

prev-next.jpg

Awan Pelangi di Langit Bandung

Related posts
Your comment?
Leave a Reply